JAKARTA – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional menggandeng Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa, yang transparan dan akuntabel.
Kerjasama tersebut dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2026).
Dalam pertemuan itu, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Reda Manthovani menegaskan bahwa desa memerlukan kelembagaan yang kuat, agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, Badan Permusyawaratan Desa harus mampu menjadi garda terdepan dalam pengawasan pemerintahan desa, sekaligus menjaga kepentingan masyarakat.
“Desa yang kuat membutuhkan kelembagaan yang kuat. Semua pihak termasuk SMSI dapat mendampingi ABPEDNAS, agar pengawasan dan kemitraan berjalan profesional,” ujar Reda.
Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus mengatakan pihaknya siap membangun kolaborasi nasional bersama ABPEDNAS melalui jaringan media siber di seluruh Indonesia.
Ia menilai media memiliki fungsi penting dalam memberikan edukasi publik, menyebarkan informasi pembangunan, serta menjaga kontrol sosial di tengah masyarakat”, kata Firdaus kepada wartawan, Kamis (21/5/26).
Audiensi juga dihadiri Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama dan Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana.
Kedua organisasi sepakat untuk melanjutkan kerjasama secara konkret melalui pengurus daerah masing-masing, guna mendukung kemajuan desa di seluruh Indonesia.(red)














































