PATI – Persatuan sepakbola seluruh indonesia (PSSI) Kabupaten Pati mulai menunjukkan arah pembenahan besar-besaran dalam sistem organisasi.
Komitmen itu dibuktikan melalui kunjungan audiensi jajaran pengurus PSSI Pati ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, rabu (6/5/2026).
Audiensi tersebut bukan sekadar agenda formalitas, melainkan menjadi simbol kuat bahwa PSSI Pati ingin membangun sepak bola daerah
Dengan tata kelola yang bersih, transparan, serta jauh dari potensi penyimpangan anggaran. langkah ini juga sekaligus menjadi sinyal
Organisasi sepak bola Pati ingin bergerak lebih profesional, dan mendapatkan penguatan hukum. agar kedepan seluruh program kerja dapat berjalan sesuai regulasi.
Ketua Umum PSSI Pati, Dian Dwi Budianto menekankan bahwa pihaknya tidak ingin sepak bola Pati, hanya berkembang dari sisi kompetisi tetapi harus kuat dari sisi manajemen.
Menurutnya, pendampingan dari Kejari akan membantu organisasi menjaga integritas, menghindari masalah hukum, serta memastikan setiap agenda berjalan terukur.
“Kami datang untuk menjalin sinergitas dan kolaborasi dengan Kejari. alhamdulillah disambut dengan sangat baik.
Kejaksaan memberikan waktu dan saran yang sangat penting untuk kami, dalam upaya memajukan sepak bola di wilayah Kabupaten Pati,” ujar Dian kepada wartawan
Ia menambahkan, masukan dari Kejaksaan akan dijadikan pedoman. agar setiap penggunaan anggaran
Kegiatan pembinaan, hingga program kompetisi berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan”, lanjutnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Pati, Hari Wibowo menyambut baik langkah PSSI Pati yang dinilai visioner, dan berorientasi pada pencegahan.
Untuk pendampingan hukum, khususnya dalam bidang pengawasan penganggaran serta pelaksanaan program kerja organisasi.
“PSSI Kabupaten Pati ingin maju dan meminta Kejaksaan Negeri Pati untuk melakukan pendampingan hukum
Terutama dalam bidang pengawasan penganggaran, serta program-program kerja ke depan,” imbuh Hari Wibowo.
Ia menilai, kolaborasi tersebut akan menjadi sistem kontrol yang efektif, agar potensi penyimpangan dapat diminimalisir sejak awal.
Sinergi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik, terhadap PSSI Pati sebagai organisasi olahraga.
“Semoga kerjasama ini membawa kebaikan bagi masyarakat Pati secara luas dan khususnya prestasi PSSI Pati di masa mendatang,” katanya.
Audiensi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi intensif sebagai bentuk penguatan
Pembinaan sepak bola yang bersih, sehat, serta berorientasi prestasi di wilayah Kabupaten Pati. maka dengan langkah ini
PSSI Pati berharap dapat menciptakan ekosistem sepak bola yang lebih maju, tertata, dan siap bersaing di level yang lebih tinggi.(red)













































