PATI – Di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, kini dilaksanakan proses pembangunan betonisasi jalan pertanian, yang dikerjakan secara gotong royong bersama aparat TNI – Polisi dan masyarakat, Jumat (24/04/2026).
Di tengah banyaknya kritik publik soal pembangunan yang kerap tidak tepat sasaran, kegiatan TMMD ini.
Justru menjadi perhatian, karena menunjukkan hasil nyata di lapangan dan jalan pertanian yang selama bertahun-tahun rusak, bisa menyulitkan petani, kini mulai dibenahi dengan sistem pengecoran beton.
Sejak pagi, warga tampak berbondong-bondong ikut membantu. Ada yang membawa alat seadanya, ada pula yang mengangkat material seperti pasir dan batu.
Personel TNI bersama Polri ikut turun langsung bekerja, menyatu bersama masyarakat tanpa sekat.
Komandan Kodim 0718/Pati sekaligus Dansatgas TMMD Reguler ke-128, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han menyebutkan bahwa TMMD bukan hanya sekadar program tahunan, melainkan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat.
Menurutnya, jalan pertanian yang dibangun melalui TMMD memiliki manfaat besar, untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.
Infrastruktur desa yang kuat akan mempercepat perputaran hasil pertanian, mengurangi biaya distribusi, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
“Pembangunan betonisasi jalan pertanian ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Harapannya dapat mempermudah mobilitas warga, terutama petani saat mengangkut hasil pertanian, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian,” kata Dansatgas kepada wartawan.
Sinergi antara TNI dan Polri juga menjadi poin penting yang disorot masyarakat. Dalam pelaksanaan TMMD ini.
Aparat kepolisian tidak hanya hadir sebagai pengamanan, namun ikut aktif membantu pengerjaan proyek.
Hal ini memperlihatkan bahwa pembangunan desa dapat berjalan lebih kuat, ketika seluruh elemen bersatu.
Kolaborasi lintas institusi seperti ini juga dinilai sejalan, dengan semangat nasional. dalam menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mempercepat pembangunan.
Warga Desa Godo pun menyampaikan rasa terima kasih karena pembangunan jalan pertanian ini sudah lama mereka tunggu.
Jalan tersebut merupakan akses utama menuju area persawahan, yang menjadi sumber penghidupan mayoritas masyarakat.
Mereka berharap setelah jalan selesai dibeton, distribusi hasil panen lebih lancar, kendaraan pengangkut bisa masuk dengan mudah, dan aktivitas pertanian semakin produktif.
TMMD reguler ke-128 di wilayah Kabupaten Pati, sekali lagi membuktikan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal proyek fisik
Tetapi juga soal membangun kebersamaan, solidaritas, serta optimisme rakyat untuk maju bersama”, tuturnya.(red)










































