PATI – Polemik keberadaan Patung Ikan Bandeng berbahan knalpot brong mendapat perhatian dari Ketua Koordinator SMSI Eks Karesidenan Pati, Agus Kliwir.
Ia meminta Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra tidak membiarkan keberadaan monumen tersebut terabaikan dan segera mengembalikannya ke kawasan Alun-alun Pati.
Agus Kliwir mengatakan, patung ikan bandeng tersebut mempunyai cerita tersendiri. Monumen itu dibuat dari 4.031 knalpot brong
Hasil razia Satlantas Polresta Pati dan menjadi simbol kampanye tertib berlalu lintas di wilayah Kabupaten Pati
“Ini bukan hanya persoalan patung. Ada pesan edukasi di balik karya tersebut. Ribuan knalpot hasil penindakan diubah menjadi karya seni
Hal ini mengingatkan masyarakat, agar tidak menggunakan knalpot brong,” kata Agus Kliwir kepada wartawan, Senin (10/8/26).
Menurutnya, keberadaan patung tersebut juga dapat menjadi bagian dari identitas dan kreativitas masyarakat Pati.
Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu memberikan perhatian terhadap keberlangsungan karya tersebut.
SMSI berharap Plt Bupati Pati segera mengambil sikap dan memastikan Patung Ikan Bandeng Knalpot Brong kembali ditempatkan di lokasi yang layak, khususnya kawasan Alun-alun Pati.
“Kami minta Plt Bupati Pati wajib mengembalikan patung tersebut. Jangan sampai karya Satlantas Polresta Pati yang memiliki pesan edukasi justru tidak lagi terlihat di pusat kota,” tambahnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga monumen tersebut, apabila nantinya kembali ditempatkan di ruang publik
Sehingga dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda, sekaligus pengingat pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas”, pungkasnya.(red)










































