JAKARTA – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) 2026, tidak hanya membahas isu strategis industri media digital
Tetapi juga menghasilkan keputusan penting untuk memperkuat organisasi. Dalam forum yang digelar di millennium hotel sirih Jakarta.
Peserta Rapimnas sepakat membentuk tim perumus untuk menyempurnakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Tim perumus tersebut dipimpin oleh Sihono HT bersama sejumlah anggota dari berbagai daerah di Indonesia.
Pembentukan tim ini bertujuan, agar kedepan organisasi ini. mampu beradaptasi dengan dinamika perkembangan industri media digital yang terus berubah.
Ketua Dewan Pakar SMSI, Yuddy Chrisnandi menilai SMSI memiliki posisi yang sangat strategis, dalam ekosistem masyarakat digital modern.
Menurutnya, dengan jumlah anggota yang mencapai ribuan perusahaan media siber, SMSI dapat menjadi kekuatan besar
Dalam membangun arus informasi yang sehat bagi masyarakat.“SMSI harus mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat
Melalui informasi yang kredibel dan terpercaya,” ujar Yuddy Chrisnandi kepada wartawan, Minggu (8/3/26).
Selain itu, Rapimnas juga menghasilkan sikap organisasi terkait isu kedaulatan digital nasional yang dituangkan dalam surat terbuka kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Surat tersebut menyoroti pentingnya kehati-hatian pemerintah dalam menyikapi perjanjian perdagangan digital antara Indonesia dan Amerika Serikat melalui skema Agreement on Reciprocal Trade (ART).
SMSI menilai kebijakan tersebut harus memperhatikan kepentingan industri media nasional, agar kedepan tidak tergerus dominasi platform digital global.
Dengan berbagai keputusan strategis yang dihasilkan, Rapimnas SMSI 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi organisasi
Untuk memperteguh peran media siber nasional sebagai pilar demokrasi di era transformasi digital”, tutup Firdaus, Ketum SMSI Pusat.(red)








































