PATI – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Safin di Desa Lengkong, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, menjadi momentum memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Setelah berlangsung selama 40 hari, kegiatan tersebut resmi ditutup Kepala Desa Lengkong Yashadi, Ama.Pd.
Penutupan dihadiri Dekan Fakultas Hukum Universitas Safin Abu Mahmud DH.MM, Anggota Komisi B DPRD Pati Nanda Yahya Prastyo, S.Stat., Camat Batangan Sujono, SH.MM, Kapolsek Batangan, Danramil Batangan, serta unsur pemerintahan dan masyarakat.
Sejumlah kepala desa se-Kecamatan Batangan, perangkat dan lembaga Desa Lengkong, tokoh masyarakat serta kader Posyandu juga turut hadir.
Program KKN tersebut diikuti 10 mahasiswa dari tiga bidang fakultas. Rinciannya, satu mahasiswa Fakultas Manajemen, tiga mahasiswa Fakultas Kesehatan, dan enam mahasiswa Fakultas Keguruan.
Selama berada di Desa Lengkong, mahasiswa menjalankan berbagai kegiatan pengabdian sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menguji sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam kehidupan nyata.
Sementara bagi pemerintah desa dan masyarakat, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif melalui berbagai program yang dijalankan selama KKN.
Yashadi menyampaikan penghargaan kepada Universitas Safin dan seluruh mahasiswa atas pelaksanaan pengabdian tersebut.
Ia menilai KKN menjadi salah satu jembatan penting untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
“Semoga pengalaman selama KKN menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa. Kami juga berharap komunikasi dan silaturahmi yang sudah terjalin selama kegiatan dapat terus berlanjut,” ujar Yashadi kepada wartawan, Sabtu (5/9/26)
Dengan ditutupnya KKN, mahasiswa diharapkan tidak hanya membawa kenangan dari Desa Lengkong, tetapi juga pengalaman sosial dan nilai pengabdian sebagai bekal memasuki dunia profesional.(red)











































