PATI I Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Pati menilai langkah sebagian anggota DPRD yang mengajukan Hak Angket
Hingga mengarah pada usulan pemakzulan terhadap Bupati Pati, Sudewo merupakan tindakan yang tidak berdasar dan jauh dari kepentingan rakyat.
Menurut PSI, secara hukum hak angket memang diatur dalam peraturan perundang-undangan, namun penerapannya tidak boleh lepas dari prinsip kebenaran dan keadilan.
Langkah itu harus didasari bukti yang kuat, fakta objektif, dan motivasi untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
“Jika dilihat dari realitas di lapangan, masyarakat justru merasakan perubahan nyata dan positif di bawah kepemimpinan Bupati Sudewo,” ujar Ketua DPD PSI Pati, Hadi Sutrisno , Jumat (1/11/2025).
Selama ini pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati berjalan pesat. Jalan-jalan yang dulunya rusak kini mulai tertata rapi.
Akses antar wilayah semakin terbuka, dan geliat ekonomi rakyat kembali hidup. Pemerintah Kabupaten Pati juga terbukti tanggap terhadap aspirasi publik
Salah satu contoh nyata adalah pembatalan kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen, setelah mendengar suara masyarakat.
“Langkah tersebut menunjukkan bahwa Bupati Sudewo adalah sosok pemimpin yang berjiwa besar, mau mendengar, dan siap memperbaiki kebijakan demi kesejahteraan rakyat,” lanjut pernyataan PSI.
Sebagai partai yang sejak awal menjadi salah satu pengusung utama Bupati Sudewo, PSI Pati menegaskan bahwa haram hukumnya melengserkan pemimpin yang telah bekerja dengan tulus dan berpihak pada rakyat.
Bagi PSI, politik bukan soal siapa yang berkuasa, tetapi siapa yang benar-benar memperjuangkan kehidupan masyarakat kecil mulai dari nelayan, petani, pedagang, buruh, hingga warga desa yang membutuhkan perhatian nyata dari pemerintah.
PSI Pati pun mengajak seluruh pihak, baik eksekutif maupun legislatif, untuk menghentikan manuver politik yang hanya menguras energi publik.
“Sudah saatnya kita beralih kepada kerja nyata yang membawa manfaat langsung bagi rakyat. Pati butuh politik yang menenangkan, bukan memecah belah,” ungkap Ketua DPD PSI Pati, Hadi Sutrisno dihadapan wartawan, Sabtu (1/11/25).
Sebagai partai yang lahir dari semangat solidaritas dan keberanian moral, PSI Kabupaten Pati menegaskan komitmennya untuk terus mengawal jalannya pemerintahan daerah secara kritis, konstruktif, dan berpihak kepada rakyat.
PSI memastikan akan selalu berdiri di sisi masyarakat dan mendukung kebijakan yang pro-rakyat dan mengingatkan setiap langkah kekuasaan yang menyimpang dari nurani publik.
“Bagi kami, politik adalah jalan pengabdian, bukan alat kekuasaan. Kami akan terus berjuang agar Pati menjadi kabupaten yang maju, adil, dan sejahtera untuk semua,” tutup Ketua DPD PSI Pati, Hadi Sutrisno.(red)

















































