JEPARA, INFOKLIK.CO I Bencana tanah longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi masih menjadi perhatian serius di wilayah Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara.
Sedikitnya 18 titik longsor tercatat di Dukuh Kajang, Desa Damarwulan, yang berdampak langsung pada aktivitas warga
Kepala BPBD Jepara, Erwin bersama Wakapolres, Kompol Edy Sutrisno, S.H., M.H. turun langsung ke lokasi untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat, aman, dan terkoordinasi.
Sejak pagi, tim gabungan BPBD, Polres Jepara, TNI, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat setempat melakukan pembersihan material longsor yang menutup akses jalan desa.
Sejumlah titik bahkan sempat membuat jalur transportasi lumpuh total, sebelum akhirnya berhasil dibuka secara bertahap menggunakan alat berat dan peralatan manual.
“Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat tanah menjadi sangat labil. Kondisi ini menyebabkan longsor terjadi hampir bersamaan di banyak titik.
Fokus kami saat ini membuka akses jalan dan melindungi warga,” ujar Erwin saat diwawancarai media, Sabtu (10/1/26).
Selain pembersihan, BPBD Jepara mulai menyiapkan opsi relokasi sementara bagi warga yang rumahnya berada di zona rawan.
Pendataan kerusakan rumah serta kerugian material, juga terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.
Wakapolres Jepara, Kompol Edy Sutrisno menambahkan bahwa kepolisian memastikan pengamanan lokasi dan membantu proses evakuasi.
“Kami mengerahkan personel untuk pengamanan, evakuasi warga, serta membantu pembersihan material longsor. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” kata Wakapolres Jepara.(red)














































