JAKARTA – Pengawasan terhadap organisasi dan perusahaan pers kembali menjadi sorotan. Agus Kliwir, Direktur Utama PT MNS Grub Pers sekaligus CEO PT SMGC hari ini mendorong Dewan Pers memperkuat transparansi dan evaluasi tata kelola pers di Indonesia.
Menurut Agus Kliwir, pers yang independen, profesional, dan berintegritas merupakan pilar penting demokrasi.
Namun, kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, serta komitmen menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Ia menilai organisasi pers seharusnya menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi wartawan, memperkuat etika jurnalistik, dan mendorong profesionalisme, bukan sekadar formalitas keanggotaan.
“Jurnalis independen adalah pencari berita, bukan penyebar hoaks. Jika mendirikan atau menjalankan perusahaan pers
Legalitas dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku harus menjadi perhatian. Integritas juga harus menjadi dasar dalam menjalankan organisasi pers,” ujar Agus Kliwir, Minggu (11/10/2026).
Agus Kliwir mendorong Dewan Pers melakukan evaluasi secara objektif terhadap tata kelola organisasi dan perusahaan pers sesuai kewenangan serta peraturan yang berlaku.
Menurutnya, transparansi dalam penerimaan anggota, perekrutan pengurus, dan penerapan standar etika, perlu mendapat perhatian. agar kedepan tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa profesionalisme wartawan tidak semata-mata ditentukan oleh keanggotaan dalam organisasi tertentu
Tetapi harus dilihat dari kualitas karya jurnalistik, verifikasi fakta, keberimbangan berita, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.
Kritik ini menjadi bahan dialog terbuka bagi seluruh pemangku kepentingan pers. Dengan tata kelola yang transparan dan pengawasan yang objektif
Kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan media diharapkan terus meningkat tanpa mengurangi kemerdekaan pers.(red)
















































