PATI, INFOKLIK.CO I Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati Kota, kini menjadi sorotan publik
Setelah video adu mulut antar warga, terkait lokasi pembangunan viral di media sosial. Rencana pembangunan di atas lapangan sepak bola memicu gelombang penolakan warga
Lapangan desa tersebut selama ini menjadi pusat aktivitas sosial, dan olahraga masyarakat. Warga menilai keberadaannya sangat penting sebagai ruang publik yang tidak tergantikan
Rencana dalam pengalihan sebagian area lapangan, untuk pembangunan koperasi dinilai berpotensi menggerus fungsi sosial desa.
Penolakan ini semakin kuat, karena warga merasa tidak dilibatkan secara maksimal dalam proses pengambilan keputusan.
Mereka khawatir pembangunan tersebut justru mengorbankan kepentingan masyarakat luas, demi proyek ekonomi jangka pendek.
BPD Tambaharjo melalui anggotanya, Yibno menegaskan bahwa pembangunan KDMP telah melalui proses musyawarah desa sejak November 2025.
“Pada prinsipnya sudah disepakati bersama. Tidak benar kalau disebut tanpa persetujuan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan hanya menggunakan sebagian kecil lahan lapangan dan justru akan disertai peningkatan kualitas fasilitas olahraga desa.
Namun, sebagian warga dan pedagang masih mempertanyakan rencana relokasi serta penataan kawasan dagang.
Mereka mengaku belum memperoleh informasi yang jelas, mengenai dampak langsung terhadap mata pencaharian mereka.
“Kalau lapangan dan tempat jualan kami hilang, kami mau hidup dari mana?,” ungkap Sutarno kepada wartawan, Rabu (7/1/26).
Hingga kini, proyek masih dalam tahap awal pengukuran lahan. Masyarakat berharap pemerintah desa segera membuka forum dialog terbuka, agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik sosial yang lebih besar.(red)














































