JAKARTA I Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten, menjadi titik balik penting bagi eksistensi media siber Indonesia.
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) memulai pembangunan Museum Media Siber Indonesia sebagai wujud penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan pers digital.
Peletakan batu pertama museum SMSI dilakukan di Kota Serang, bersamaan dengan peresmian Monumen Media Siber Indonesia, Kota Cilegon.
Kedua simbol tersebut menandai era baru penguatan identitas media digital nasional. Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman menyebut museum ini akan menjadi ruang pembelajaran sejarah pers bagi generasi muda.
“Keberadaan museum ini akan menjadi tempat pembelajaran sejarah, bagi generasi muda dan insan pers di seluruh Indonesia,” ujar Bupati Blora kepada wartawan, Rabu (11/2/26).
Ia menambahkan, bahwa pemerintah daerah dan media merupakan mitra strategis dalam pembangunan nasional.
Sinergi tersebut harus dibangun atas dasar profesionalisme, independensi, dan tanggung jawab.
HPN 2026 dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum reflektif untuk mempertegas posisi pers sebagai pilar kebebasan informasi.
Dengan hadirnya Museum Media Siber Indonesia, diharapkan lahir generasi wartawan digital yang berintegritas, memahami sejarah perjuangan pers, serta mampu menjaga marwah demokrasi di tengah tantangan era disrupsi informasi.(red)









































