JAKARTA I Peresmian monumen tugu dan Museum SMSI, dalam rangka HPN 2026 di Provinsi Banten menandai dimulainya era baru pers siber Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung Senin (9/2/2026) itu, menjadi sorotan nasional. Banyak pihak menyebut momentum ini sebagai sejarah penting perjalanan media digital Tanah Air.
Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Drs. Firdaus menegaskan monumen tersebut menjadi simbol eksistensi, dan kontribusi nyata pers siber dalam membangun bangsa.
“Ini bukan sekadar simbol. Ini adalah pengingat bahwa pers digital memiliki tanggung jawab besar, menjaga kualitas informasi,” ujar Drs. Firdaus
Peringatan Hari Pers Nasional 2026 yang digelar meriah di Banten. Hadir berbagai tokoh nasional, pimpinan media, serta pejabat daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali H. Ali Badrudin, S.E menyatakan dukungannya terhadap penguatan profesionalisme media.
Ia menilai monumen ini, sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan pers nasional.
Menurutnya, media harus tetap independen, kredibel, dan tunduk pada etika jurnalistik. Ali H. Ali Badrudin, S.E juga mendorong penataan perusahaan pers, agar kedepan seluruhnya terverifikasi Dewan Pers, Sabtu (14/2/26).
Dengan berdirinya Monumen SMSI, Indonesia diharapkan memasuki babak baru pers digital yang lebih tertata, profesional, serta menjadi pilar utama demokrasi dan penjaga kebenaran informasi di era modern.(red)









































