PATI – Kasus penemuan seorang pria meninggal dunia, dalam kondisi tergantung di area perkebunan cengkeh Desa Cabak, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini masih menjadi perhatian warga.
Korban diketahui bernama Suroto (31), warga Desa Perdopo RT 01 RW 03, Kecamatan Gunungwungkal.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (26/3/2026) pagi, dan pertama kali diketahui oleh petani bernama Daliman (50) sekitar pukul 06.00 WIB.
Daliman yang hendak mencari rumput di lahan kebun milik Muhari, awalnya tidak menaruh curiga apa pun.
“Namun, ia mendadak syok setelah melihat tubuh korban tergantung di pohon cengkeh menggunakan tali tampar.
Saksi kemudian memanggil warga dan menghubungi perangkat Desa Cabak. Perangkat desa yang datang ke lokasi segera melapor ke pihak kepolisian Polsek Tlogowungu.
Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Tlogowungu langsung turun ke TKP, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan awal.
Dari hasil pengamatan dan pengukuran, posisi korban tergantung cukup rendah, sebab jarak dari pangkal tali ke tanah sekitar 220 cm, sedangkan jarak ujung kaki korban hanya 8 cm dari permukaan tanah.
Selain itu, di lokasi kejadian juga ditemukan sepeda motor Honda PCX warna putih yang diduga milik korban.
Penemuan kendaraan itu memperkuat dugaan bahwa korban datang sendiri ke lokasi perkebunan.
Dokter Puskesmas Tlogowungu, dr. Heru melakukan visum luar terhadap tubuh korban dan menemukan sejumlah fakta medis penting.
Di antaranya terdapat bekas jeratan tali melingkar di leher sepanjang 30 cm, serta luka lecet pada ibu jari kanan yang mengeluarkan darah.
Dokter juga mencatat adanya kondisi keluarnya sperma dari alat kelamin korban. Meski demikian, pada bagian dada, perut, maupun punggung tidak ditemukan adanya jejas atau luka yang mengarah pada tanda kekerasan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari enam jam sebelum ditemukan.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga korban, ia menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah.
Korban langsung dimakamkan di TPU Desa Cebolek, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati.
Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid menekankan pihaknya masih melakukan pendalaman
“Lebih lanjut, guna mengetahui motif dan penyebab korban mengakhiri hidup. “Kami masih mendalami latar belakang kejadian, termasuk kemungkinan adanya persoalan pribadi yang dialami korban,” tegas AKP Mujahid kepada wartawan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari saksi -saksi, serta pihak keluarga.
Guna hal ini memastikan tidak ada unsur lain, dalam peristiwa ini”, pungkasnya.(red)







































